SOLVENT
PERTAMINA menghasilkan 10 jenis solvent. Lima diantaranya dideskripsikan dibawah ini
1. LAWS
Low Aromatic White Spirit atau LAWS merupakan solvent yang dihasilkan dari Kilang PERTAMINA di Plaju dengan boiling range antara 145o C — 195o C. Senyawa hidrokarbon yang membentuk solvent LAWS merupakan campuran dari paraffins, Cycloparaffins, dan Aromatic Hydrocarbon. Sifat yang menonjol adalah tidak korosif dan bersifat stabil dengan warna yang jernih.
Special Features :
Spesifikasi
|
No |
Parameter |
Unit |
Specification |
Methods |
|
|
Min |
Max |
||||
|
01 |
Density in 60/60 °F |
- |
0.770 |
0.810 |
SNI 06-0703-89 |
|
02 |
Distillation |
|
SNI 06-0706-89 |
||
|
2.1 Initial Boiling Point |
°C |
143 |
155 |
||
|
2.2 End Boiling Point |
°C |
190 |
200 |
||
|
03 |
Color (Saybolt) |
- |
+25 |
- |
SNI 06-0704-89 |
|
04 |
Water Content, % vol |
- |
|
0.03 |
SNI 06-2872-92 |
|
05 |
Flash Point Abel |
°C |
32 |
|
SNI 06-0705-89 |
|
06 |
Aromatic Content |
% Vol |
14 |
30 |
SNI 06-0709-89 |
|
07 |
Bias Index |
- |
1.441 |
1.444 |
SNI 06-2385-91 |
|
08 |
Copper Corrosion |
- |
No 1 strip |
SNI 06-0708-89 |
|
|
09 |
Doctor Test |
- |
Negative |
SNI 06-0803-89 |
|
2. SBP - XX
SBP - XX Spesial Boiling Point (SBP) - XX merupakan solvent yang dihasilkan dari kilang PERTAMINA UP III Plaju dengan komposisi senyawa hydrocarbon aliphatic, naphtenic dan sedikit senyawa aromatic. Sifat karakteristik yang penting dalam menentukan kualitas dari SBP - XX ditentukan dari kepadatan dan titik didihnya . titik didih berkisar antara 550 C- 1200 C.
Solvent ini mudah terbakar, akan tetapi mempunyai sifat toxicity yang relative kecil dikarenakan kandungan Benzene yang relative rendah.
Spesifikasi :
|
No |
Paramater |
Unit |
Specification |
Methods |
|
|
Min |
Max |
||||
|
01 |
Density in 60/60 °F |
- |
0.685 |
0.710 |
SNI 06-0703-89 |
|
02 |
Distillation |
|
|
|
SNI 06-0706-89 |
|
2.1 Initial Boiling Point |
°C |
45 |
60 |
||
|
2.2 End Boiling Point |
°C |
100 |
120 |
||
|
03 |
Water Content, % vol |
% vol |
16 |
- |
SNI 06-2872-92 |
|
04 |
Color (Saybolt) |
|
+25 |
|
SNI 06-0704-89 |
|
05 |
Copper Corrosioncopper |
- |
No. 1 strip |
SNI 06-0708-89 |
|
|
06 |
Doctor test |
- |
Negative |
SNI 06-0803- |
|
3. Special Gas Oil
Digunakan dalam industri farmasi, khususnya dalam pembuatan pil kina, sebagai bahan pelarut untuk mengekstrak kulit kina.
4. Minasol-M,
Minasol merupakan produk solvent yang dihasilkan dari kilang LPG PERTAMINA di Mundu. Produk ini pada dasarnya mempunyai sifat yang mendekati solvent SBP – XX dari Kilang Plaju. Minasol adalah komponen dari naphta ringan dari LPG plant, terdiri dari : senyawa hydrocarbon Aliphatic, Naphtenic, dan sedikit aromatic, dimana untuk paraffines dan cycloparaffines mempunyai rentang atom antara C5 – C8. Daya pelarutan cukup besar dibandingkan dengan LAWS.
5. Pertasol CA and CB,
Pertasol CAadalah hydrocarbon solvent yang dihasilkan oleh Kilang PERTAMINA di Cepu. Solvent ini berwarna jernih, stabil, tidak korosif, cepat menguap. Merupakan fraksi napta ringan yang terbentuk dari senyawa aliphatic (paraffin dan cycloparaffin / naphtanic) dan kandungan aromatic hydrocarbon yang rendah. Sifat toxicity relatif rendah karena kandungan Benzene yang rendah.
Pertasol CB merupakan produk solvent yang dihasilkan dari kilang PERTAMINA di Cepu. Solvent ini pada dasarnya merupakan fraksi naphta yang terbentuk dari senyawa paraffin, cycloparaffin dan aromatic hydrocarbon. Pertasol CB tidak korosif, stabil dengan warna yang jernih.